Rabu, 03 Maret 2010

PENGENALAN WARNA

Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih). Identitas suatu warna ditentukan panjang gelombang cahaya tersebut. Sebagai contoh warna biru memiliki panjang gelombang 460 nanometer

Panjang gelombang warna yang masih bisa ditangkap mata manusia berkisar antara 380-780 nanometer.

Dalam peralatan optis, warna bisa pula berarti interpretasi otak terhadap campuran tiga warna primer cahaya: merah, hijau, biru yang digabungkan dalam komposisi tertentu. Misalnya pencampuran 100% merah, 0% hijau, dan 100% biru akan menghasilkan interpretasi warna magenta

Dalam seni rupa, warna bisa berarti pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pigmen yang terdapat di permukaan benda. Misalnya pencampuran pigmen magenta dan dengan proporsi tepat dan disinari cahaya putih sempurna akan menghasilkan sensasi mirip warna merah.Setiap warna mampu memberikan kesan dan identitas tertentu sesuai kondisi sosial pengamatanya. Misalnya warna putih akan memberi kesan suci dan dingin di daerah Barat karena berasosiasi dengan salju. Sementara di kebanyakan negara Timur warna putih memberi kesan kematian dan sangat menakutkan karena berasosiasi dengan kain kafan (meskipun secara teoritis sebenarnya putih bukanlah warna).

Di dalam ilmu warna, hitam dianggap sebagai ketidakhadiran seluruh jenis gelombang warna. Sementara putih dianggap sebagai representasi kehadiran seluruh gelombang warna dengan proporsi seimbang. Secara ilmiah, keduanya bukanlah warna, meskipun bisa dihadirkan dalam bentuk pigmen.

sumber : wikipedia.org

Elemen warna dalam seni visual

Dalam seni Visual, ada tiga elemen dasar yang paling penting untuk menciptakan sebuah karya visualisasi yang mengekplorasi imajinasi kreatif manusia. Ketiga elemen dasar visual tersebut adalah Color(warna), Shape (bentuk) dan Texture (tekstur). Ketiganya menyatu dalam kombinasi yang diciptakan oleh para Filmmaker dan TV maker untuk dapat memberikan rasa keindahan bagi penikmatnya/penontonnya.
Nah, dalam industri televisi dan film, elemen Warna seringkali menjadi perdebatan karena warna sangat erat hubungannya dengan referensi, warna putih sebagai Color Reference adalah percampuran antara warnaMerah (30%), Hijau (59%) dan Biru (11%).
Itulah mengapa "WhiteBalance" dilakukan pada kamera dengan menggunakan objek berwarna putih. Ini terjadi karena sinyal warna putih akan selalu berubah tergantung dari kondisi pencahayaan dan suhu yang berbeda yaitu DayLight atau Tungsten.
Warna Percampuran lain adalah:
Yellow = Red + Green
Magenta= Red + Blue
Cyan = Green + Blue
Sedangkan "the word of RGB (Red, Green, Blue)" juga mempunyai arti. Mengapa kita menyebutnya sebagai RGB? bukan GBR atau BRG? ini ada hubungannya dengan Human Skin Tones dimana warna kulit manusia didominasi oleh elemen warna Red (Merah), lalu Green (Hijau) dan terakhir Blue (Biru). Atau sering dikenal dengan rumus R>G>B. Itulah mengapa dalam teknik Chroma Key digunakan latar belakang warna biru atau hijau bukan merah.Warna Hitam saat ini telah menjadi "the color of cool".
Hitam adalah warna penegas, pemberontak, klasik, elegan, tanpa kompromi, dan berbagai sebutan lainnya. Bahkan kedua elemen visual Shape (Bentuk) dan Texture (Teksture) sangat dipengaruhi oleh warna hitam.
Tulisan ini ditulis dari berbagai referensi Create Magazine, Buku2xproduksi televisi dan pengetahuan pribadi.
sumber : http://pojokspy.blogspot.com/2008/05/elemen-warna-dalam-seni-visual.html

Spektrum yang terlihat adalah bagian dari elektromagnetik spektrum yang dapat dilihat untuk (dapat dideteksi oleh) mata manusia. Radiasi elektromagnetik dalam rentang panjang gelombang ini disebut cahaya atau hanya ringan. Tipikal mata manusia akan merespon panjang gelombang dari sekitar 390-750 nm. Dalam hal frekuensi, hal ini berhubungan dengan band di sekitar 790-400 Terahertz. Sebuah cahaya mata beradaptasi pada umumnya memiliki sensitivitas maksimum di sekitar 555 nm (540 THz), di kawasan hijau dari spektrum optik (lihat: luminositas fungsi). Tidak spektrum Namun, mengandung semua warna bahwa mata dan otak manusia bisa membedakan. Jenuh warna seperti merah muda, atau ungu variasi seperti magenta, tidak hadir, misalnya, karena mereka hanya dapat dibuat dengan campuran beberapa panjang gelombang.

Gelombang terlihat pula mem-pass melalui "jendela optik", wilayah spektrum elektromagnetik yang melewati sebagian besar unattenuated melalui atmosfer bumi. Udara bersih menyebarkan cahaya biru lebih dari panjang gelombang ke arah merah, itulah sebabnya hari pertengahan muncul langit biru. Mata manusia respons didefinisikan oleh pengujian subjektif (lihat CIE), tetapi jendela atmosfer ditentukan oleh pengukuran fisik.

"terlihat jendela" dinamakan demikian karena itu terlihat tumpang tindih manusia respons spektrum.
The near infrared (NIR) berbohong jendela baru keluar dari jendela tanggapan manusia, dan Menengah Panjang gelombang IR (MWIR) dan Long Panjang gelombang atau Far Infrared (LWIR atau FIR) jauh melampaui respon manusia daerah.

Banyak spesies dapat melihat panjang gelombang yang berada di luar "spektrum". Lebah dan banyak serangga lain dapat melihat cahaya ultraviolet, yang membantu mereka menemukan nektar di bunga. Jenis tumbuhan yang bergantung pada penyerbukan serangga mungkin berutang keberhasilan reproduksi penampilan mereka di sinar ultraviolet, bukan bagaimana warna-warni mereka tampil kepada kita. Burung juga dapat melihat ke dalam ultraviolet (300-400 nm), dan beberapa melakukan hubungan seks-tanda bergantung pada bulu mereka, yang hanya terlihat dalam jangkauan ultraviolet.


sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Visible_spectrum (di translet dengan google translate)

Cahaya putih terdispersi oleh sebuah prisma menjadi warna spektrum optik.

Warna Persepsi

Sifat warna yang secara inheren dibedakan oleh mata manusia adalah hue, saturnasi dan kecerahan. Sementara kita tahu bahwa spektrum warna dapat menjadi salah satu-ke-satu berkorelasi dengan panjang gelombang cahaya, persepsi cahaya dengan berbagai panjang gelombang yang lebih rumit. Hal ini menemukan bahwa banyak kombinasi yang berbeda panjang gelombang cahaya dapat menghasilkan persepsi yang sama warna. Ini dapat diletakkan dalam perspektif dengan kromatis CIE diagram.

Putih atau titik E achromatic juga dapat dicapai dengan campuran berbagai cahaya, misalnya dengan warna komplementer. Jika Anda memiliki dua sumber yang menerangi tampak sama putih, mereka dapat diperoleh dengan menambahkan dua jelas warna kombinasi yang berbeda. Ini berarti bahwa jika Anda menggunakannya untuk menerangi objek yang berwarna selektif menyerap warna tertentu, objek akan terlihat sangat berbeda ketika dilihat dengan dua berbeda "putih" lampu.

Spektrum pelangi warna spektral murni jatuh di sepanjang kurva luar Kromatisitas diagram. Mereka dapat digambarkan sebagai jenuh penuh warna. "garis ungu" di bagian bawah mewakili warna yang tidak dapat diproduksi oleh satu panjang gelombang cahaya. Sebuah titik di sepanjang garis ungu dapat dipertimbangkan untuk mewakili jenuh penuh warna, tetapi membutuhkan lebih dari satu panjang gelombang cahaya untuk memproduksinya.

Sumber :
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/HBASE/vision/colper.html



melihat warna dan kegunaan color space
Penglihatan manusia bergantung pada sel-sel syaraf pada kulit jaringan mata. Photo receptor ini (cones untuk intensitas cahaya tinggi atau rods untuk intensitas yang lebih kecil) terdiri atas tiga jenis, yaitu tipe S untuk mendeteksi warna biru, tipe M untuk hijau, dan tipe L untuk merah.
Istilah tipe ini diambil dari bahasa Inggris, yang merujuk pada panjang gelombang cahaya, yaitu Short, Medium, dan Long. De­ngan informasi yang diteruskan cones dikirim ke otak, terbentuk sebuah warna dasar atau warna campuran. Demikian juga dengan proses terjadinya sintesis warna yang terdiri atas dua metode, yaitu sintesa warna aditif dan subtraktif.

Image
Hermann Graßmann
(1809 – 1877) membuat empat hukum tentang campuran warna

PLUS dan MINUS Monitor komputer me­nge­luarkan cahaya sendiri. Monitor mengomposisi war­na secara aditif dari cahaya de­ngan warna yang berbeda-beda.
Sementara itu, pada sebuah printer, hasil yang dicetak pada kertas tidak memancarkan cahaya sendiri, melainkan memantulkan sebagian cahaya putih di sekitarnya dan menyerap yang lain. Printer mencampur warna secara subraktif .

Image

Kalibrasi Warna:
Dengan Spyder3elite, spektrum warna pada monitor dan printer dapat disesuaikan.

Kedua tipe perangkat ini bekerja dengan warna dasar yang berbeda. Sintesis warna aditif bekerja dengan warna merah, hijau, dan biru. Model warna yang digunakan adalah RGB. Warna-warna pada campuran warna subtraktif dikenal dari chromatic dalam pelajaran seni, yaitu biru, merah dan kuning. Campuran ini seperti pada palet cat warna untuk menggambar. Setengah dari kuning dan biru akan menghasilkan warna hijau. Sementara itu, campuran ketiga warna dasar akan membentuk warna abu-abu yang sangat gelap dan hampir membentuk warna hitam. Saat mencetak, digunakan model warna CMY karena menghasilkan warna yang lebih optimal secara typographic, yaitu cyan (biru kehijauan muda dan terang), magenta (ungu terang), dan kuning (kuning sitrun). Model warna ini digunakan oleh semua printer. Selain itu, digunakan pula warna “hitam” yang disingkat sebagai “K” (artinya “Key Plate”, plat kunci untuk offset printing), untuk mengubah hitam keabuan dari tiga warna dasar menjadi hitam pekat. Model warna kemudian berkembang menjadi model CMYK.
Penggunaan berbagai model warna pada dasarnya tidak masalah, selama tidak ada konversi yang harus dilakukan, untuk memperoleh sebuah gambar berwarna dari color space RGB monitor menjadi color space CMYK pada printer. Sampai saat ini, belum ada satu definisi yang seragam, untuk menghasilkan campuran warna yang terlihat sama dalam kedua model warna. Masalahnya terletak terutama oleh berbagai perangkat yang dapat menampilkan beragam color space RGB dan CMYK. Karena alasan ini, warna gambar menjadi berbeda-beda, baik yang ditampilkan pada monitor dan yang dicetak oleh printer.

sumber : http://chip.co.id/articles/mag/tag/adobe-rgb-color-space/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar